5 Tips Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula

By | April 17, 2019

Ashaqil, 5 Tips Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula – Apakah Anda sedang melirik emas sebagai investasi masa depan?, Jika Anda belum mengetahui cara berinvestasi emas, Anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas tentang cara berinvestasi emas bagi pemula. Berinvestasi emas tidak lagi di lakukan oleh generasi orang tua saja, di tengah persaingan yang ketat generasi muda harus mempersiapkan. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai 5 Tips Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula

Di jaman era digital saat ini banyak lembaga keuangan negara dan swasta menawarkan cara penyimpanan uang Anda dalam bentuk investasi salah satunya investasi emas. Karena berinvestasi emas cukup menjanjikan buat keperluan financial Anda masa depan.

Pada dasarnya, investasi emas memang jauh lebih menguntungkan dibandingkan bentuk investasi lain seperti bangunan, tanah atau mata uang dollar AS. Hal ini disebabkan karena emas memiliki nilai yang cenderung konstan, per tahunnya emas cenderung mengalami kenaikan.

Berbeda dengan investasi mata uang dollar yang masih terkait dengan inflasi global. Keuntungannya adalah nilai emas mampu mengalahkan naik turunnya inflasi. Sehingga Anda tidak perlu was-was dengan kemerosotan nilai emas, walaupun tetap perlu dilakukan pemantauan harga emas di pasaran.

Konstan atau cenderun naiknya harga nilai emas ini juga beralasan, karena emas merupakan sumber daya alam berbasis tambang, yang memiliki jumlah yang terbatas.

Berikut rekomendasi yang bisa dilakukan bagi Anda pemula yang cerdas berinvestasi dengan emas.

Berapapun nominalnya, latihlah diri sendiri untuk membeli emas

Ketika Anda baru mendapatkan gaji di awal bulan, coba sisihkan uang yang Anda dimiliki untuk membeli emas. Uang tersebut bisa Anda tabung untuk dibelikan emas, bisa membeli mulai dari 1 gram, hingga 2 gram emas saja. Dengan begitu, uang yang semulanya Anda sisihkan untuk ditabung, nilainya semakin stabil ketika berubah bentuk menjadi emas.

Hilangkan persepsi bahwa untuk membeli emas harus membeli dalam nominal dan gram yang besar. Karena dengan “mengoleksi” emas dengan gram yang lebih kecil, membuat Anda lebih mudah untuk menjualnya kembali. Hal ini perlu diingat, karena bisa saja terjadi peristiwa darurat yang mengharuskan Anda untuk memiliki uang, sehingga emas dengan kepingan kecil mampu memudahkan kita untuk di jual kembali.

CEO dan Co-Founder dari Tamasia, Muhammad Assad mengatakan, “Latih diri kita untuk menyisihkan berapapun uang kita, untuk menabung dan membeli emas. Emas itu adalah bentuk investasi yang akan selalu naik, karena track record-nya memang cenderung naik dari tahun ke tahun.”

Pantau harga emas secara berkala

“Masyarakat itu enggak suka melihat up & down-nya sebuah nilai. Bedai siklus emas dengan jenis investasi lain, karena emas memang cenderung mengalami kenaikan,” ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Telematika, Penyiaran dan Ristek, Ilham Akbar Habibie yang juga hadir dalam acara soft launching Tamasia.

Walaupun memang emas mengalami nilai yang konstan dan cenderung naik, Anda yang sedang berinvestasi emas harus tetap memantau nilai harga emas. Bagi generasi yang lebih tua, ketika mereka bertransaksi membeli emas di toko secara konvensional, mungkin tidak memastikan terlebih dahulu nilai emas di pasaran.

Namun jika Anda melirik jual beli emas yang berbasis aplikasi digital, Anda mampu membaca grafik harga emas, sehingga Anda mendapatkan waktu yang tepat dan strategis untuk menjual atau membeli emas. Dengan begitu Anda mendapatkan keuntungan yang lebih. Penting bagi Anda sebagai pemula untuk memantau harga emas di pasaran.

Berbeda dengan jual beli yang terjadi secara konvensional, teknologi sekarang juga merubah tren pembelian masyarakat. Ilham menambahkan, “Megatren ini disebut digital economics, atau mendigitalkan ekonomi. Dimulai dengan munculnya sebuah inovasi, berkembangnya teknologi dan diperkuat dengan economics principle.”

Ia juga mengatakan bahwa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dilakukan oleh Kadin, Presiden Joko Widodo sempat menyampaikan dalam sambutannya bahwa memang terdapat fenomena shifting, yaitu peralihan kegiatan ekonomi berbasis offline ke online.

Sehingga dengan arus dan akses informasi yang semakin memadai, tak ada salahnya bagi Anda sebagai pemula untuk memantau harga jual beli emas di pasaran. Tentunya kebiasaan memantau ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda.

Lakukan transaksi jual beli emas di tempat yang terpercaya

Menilik metode jual beli emas secara konvensional, Anda harus membawa sejumlah uang tunai untuk membeli emas ke sebuah toko. Dari metode ini, banyak kasus dan cerita-cerita dimana penjual emas kerap mengelabui para pembeli.

Jika Anda tidak teliti, penjual-penjual “nakal” ini mampu memalsukan dan mengurangi kadar dari emas yang Anda beli. Dengan begitu, uang yang Anda belikan tidak akan sepadan dengan emas yang Anda dapatkan.

Alih-alih berinvestasi dan mendapatkan keuntungan, dalam kasus ini Anda malah mendapatkan kerugian. Maka dari itu, perlu bagi Anda calon pembeli emas untuk melihat tempat yang terpercaya, baik dari segi penjual dan kemanan selama bertransaksi.

Dengan resiko membeli emas secara konvensional, pemula atau generasi muda bisa coba menggunakan aplikasi jual beli emas fisik yang berbasis digital. Mantan anggota DPRD DKI Jakarta, Wanda Hamidah menjelaskan, “Setelah saya pikir-pikir memang membeli emas ke toko dengan membawa uang itu cukup beresiko dari segi keamanan-nya.”

Ia juga menambahkan bahwa emas menjadi investasi yang menguntungkan, untuk semua kalangan, terutama ibu rumah tangga. “Dua tahun lalu, saya beli emas di toko itu masih Rp 400 ribuan, sekarang sudah menjadi Rp 600 ribu per-gramnya,” tambahnya.

Tak usah khawatir soal pajak PPh 22 terkait pembelian emas batangan

Berkaitan dengan keputusan Direktoral Jenderal (Ditjen) Pajak pada 2 Oktober 2017 yang mengenakan pajak penghasilan (PPh) 22, untuk pembelian emas batangan tidak perlu dikhawatirkan.

PT. Antam sendiri telah mengkonfirmasi bahwa memang betul mereka telah menerapkan PPh ini. Namun terdapat tarif yang ditentukan bagi masyarakat yang memiliki NPWP dan tidak. Bagi masyarakat yang memiliki NPWP, dikenakan pajak sebesar 0,45 persen. Sementara yang tidak punya NPWP, dikenakan tarif 0,9 persen.

Menanggapi hal ini, CEO Tamasia, Muhamad Assad kembali menuturkan sistem PPh di aplikasi yang ia buat tersebut. “Di Tamasia, harga yang kami tuliskan sudah termasuk pajak dari Antam. Sehingga tidak perlu khawatir adanya penambahan harga,” jelasnya.

Gunakan investasi emas untuk kebutuhan masa depan

Berinvestasi dengan emas memang bicara soal jangka panjang. Maka dari itu, Anda sebagai pemula harus mulai menetapkan tujuan investasinya ketika memulai investasi.

Berbagai kebutuhan masa depan seperti membangun rumah, menabung untuk menikah dan tabungan hari tua bagi anak bisa dimanfaatkan melalui investasi emas.

Head of Wealth Magament Permatabank Syariah, Mery Ariyenti menuturkan, “Dengan berinvestasi emas, bisa kita gunakan untuk pergi haji, karena antrian haji pada tahun ini sudah mencapai belasan tahun ya.”

Karena jika Anda menyimpan emas dalam waktu yang lama, nilai emas akan semakin tinggi dan bisa menjadi begitu berharga dan bermanfaat bagi Anda di masa depan. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memiliki visi yang lebih dalam berinvestasi, hal tersebut mampu menjadi motivasi Anda untuk menabung dan menyisihkan uang untuk membeli emas.

Baca juga Lebih Baik Emas Antam atau UBS

Demikian yang dapat kami ashaqil bagikan, tentang artikel ini 5 Tips Cara Berinvestasi Emas Bagi Pemula, dimana sekiranya informasi ini berguna bagi anda. Sekian dan terima kasih telah membaca dan mengunjungi www.ashaqil.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel perhiasan emas berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *